jam

Proyek Kompor Tenaga Surya


• Bakeri di Lesotho
Michael Hones dari Jerman telah berhasil menyelenggarakan program pemasakan dengan tenaga matahari di Lesotho, memungkinkan sekelompok wanita penduduk setempat membangun usaha bakeri bersama dengan menggunakan oven surya.
 • Penggunaan di Kamp Pengungsi Darfur
Kardus, kertas alumunium dan kantong plastik yang digunakan untuk membuat sekitar 10 000 buah kompor surya telah disumbangkan kepada kamp pengungsi Iridimi dan Touloum diChad berkat usaha berbagai yayasan seperti Jewish World Watch, yayasan Belanda KoZon dan Solar Cookers International. Para pengungsi membuat sendiri kompor mereka dengan menggunakan bahan-bahan sumbangan dan perekat Arabic gum, dan kemudian menggunakan kompor ini untuk memasak makan siang dan malam. Tujuan proyek ini adalah untuk mengurangi kebutuhan para wanita Darfur keluar dari kamp untuk mencari kayubakar, aktivitas berisiko tinggi yang memungkinkan mereka dipukuli, diperkosa, diculik atau dibunuh. Ini juga berhasil mengurangi lamanya waktu para wanita tersebut menjagai api dan terpapar asap kayubakar, sehingga mereka menjadi lebih sehat dan mempunyai lebih banyak waktu untuk berkebun dan membuat kerajinan tangan untuk diekspor.
 • Desa Kompor Tenaga Surga di India
Desa kompor tenaga surya di India Bysanivaripalle, desa penghasil sutera, 125 km di sebelah barat laut Tirupati, Andhra Pradesh, adalah desa pelopor (pengguna kompor tenaga surya), seluruh desa hanya menggunakan tenaga surya untuk memasak. Intersol, organisasi non pemerintah dari Austria, mensponsori penyediaan kompor surya berbentuk parabola yang bertenaga tinggi "Sk-14" pada tahun 2004.



 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Online Project management